Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
BBGTK Jateng resmi membuka kegiatan Pelatihan Pendidikan Inklusif (PPI) Tingkat Lanjut secara daring, Senin (7/9/2026). Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB melalui platform daring, yang dihadiri oleh ratusan praktisi pendidikan dari berbagai penjuru Jawa Tengah.
Selengkapnya
Dalam rangka meningkatkan skill kompetensi digital bagi pegawai internal, BBGTK Jateng menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk "Pemanfaatan Laboratorium Pendidikan untuk Peningkatan Kompetensi Pegawai BBGTK Jateng” dengan materi Pengembangan Kompetensi Desain Grafis Praktis dengan Canva Tahap 3" selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 7-8 September 2026.
Selengkapnya
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Program STEM Nasional pada Kamis, 3 September 2026. Acara peluncuran monumental ini diselenggarakan di PAUD Kalirejo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebagai bentuk komitmen nyata dalam menanamkan kecintaan sains dan teknologi sejak usia dini untuk mendukung kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun.
Selengkapnya
BBGTK Jateng menggelar pertemuan koordinasi penting bersama Tanoto Foundation pada Rabu (2/9/2026). Bertempat di Ruang Rapat BBGTK Jateng, pertemuan ini berfokus pada penandatanganan berita acara serta pemantapan rencana program Join Monitoring untuk mendampingi sekolah model binaan.
Selengkapnya
Literasi dan numerasi kini sering kali hanya menjadi jargon atau kata-kata yang kehilangan makna terdalamnya. Begitu banyak guru, instruktur, atau praktisi pendidikan menggaungkan kedua istilah ini di berbagai forum, namun penerapannya di ruang kelas kerap terasa hampa. Fakta objektif ini diperkuat oleh hasil evaluasi internasional yang menunjukkan masih rendahnya peringkat Indonesia dalam studi TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) dan PISA (Programme for International Student Assessment)—dua instrumen ukur standar literasi dan numerasi dunia yang diinisiasi oleh OECD.
Selengkapnya
Salah satu solusi untuk menumbuhkan keterampilan belajar mandiri adalah pendekatan Heutagogi. Stewart Hase dan Chris Kenyon memperkenalkan heutagogi sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan self-determined learning, yaitu pembelajaran yang ditentukan sendiri oleh murid. Pendekatan ini memberi kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kemampuan belajar secara mandiri sekaligus melatih keterampilannya untuk memecahkan masalah melalui pengalaman belajar yang fleksibel dan reflektif.
Selengkapnya
Pembelajaran interdisipliner berbasis e-learning bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini. Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan menyenangkan bagi murid.
Selengkapnya
Melalui STEM, posisi peserta didik bergeser menjadi aktor utama dalam pemecahan masalah (problem solver). Mereka didorong untuk melakukan observasi, merancang skema solusi, hingga mengeksekusi ide melalui pembuatan produk atau eksperimen yang terukur. Dengan cara ini, ruang kelas berubah menjadi laboratorium kehidupan di mana teori diuji secara praktis, menjadikan proses belajar terasa lebih hidup, relevan, dan memiliki dampak langsung.
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah