Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
BBGTK Jateng kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), instansi yang berlokasi di Gondangrejo, Karanganyar ini secara resmi bersiap menyelenggarakan program unggulan bertajuk Pelatihan Peningkatan Kompetensi GTK Daring BERDIKARI
Selengkapnya
Kegiatan "SERABI SOLO" ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas diselenggarakan BBGTK Jateng dengan tujuan memperkuat kompetensi pendidik serta mendorong transformasi pelayanan pendidikan. Pelatihan ini berfokus pada materi Pengembangan Media Pembelajaran Mendalam Berbasis Canva dan Artificial Intelligence (AI)
Selengkapnya
BBGTK Jateng menggelar kegiatan Apel Kedinasan secara luring di Aula Lantai 5 pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini berfokus pada penguatan Manajemen Talenta dan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan instansi, yang dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Manajemen Talenta Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Nana Ade Suryana.
Selengkapnya
Setelah Penandatangan Nota Kesepahaman (MOU) oleh Pihak BBGTK Jateng dan Head of Strategic Partnerships Generation Girl, Zettira Pratiwi, pada Selasa, 7 April 2026 di Gedung Yudistira BBGTK Jateng lalu, maka sampailah kita pada Tahap Implementasi pada bulan Juni 2026 ini, di bawah koordinasi Timja Kemitraan BBGTK Jateng dan Ineke Amandha (Generation Girl).
Selengkapnya
Dalam lanskap pendidikan modern inilah, visi SALINGTEMAS menemukan momentumnya untuk kembali relevan. Meskipun lahir dari era dan konteks yang berbeda, pendekatan STEM dan SALINGTEMAS pada dasarnya memiliki benang merah semangat yang serupa, yakni menghadirkan proses pembelajaran yang bermakna serta dekat dengan realitas kehidupan peserta didik
Selengkapnya
Pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) pada hakikatnya dirancang untuk menumbuhkan daya pikir kritis, kemampuan memecahkan masalah kompleks, serta kreativitas tanpa batas pada diri murid. Melalui pendekatan interdisipliner ini, murid tidak sekadar diajak memahami teori secara pasif, melainkan didorong untuk mengeksplorasi, melakukan eksperimen langsung, dan merancang solusi nyata atas berbagai tantangan di dunia riil.
Selengkapnya
Tantangan terbesar saat ini bagi guru muncul dari kondisi internal dan eksternal.adalah belum terbiasanya guru dalam melakukan identifikasi dan penentuan materi esensial. Dari sisi internal guru belum terbiasa melakukan identifikasi dan penentuan materi esensial. Untuk menentukan apa yang "penting" dan apa yang "bisa dipangkas" membutuhkan pemahaman mendalam tentang struktur kurikulum secara helikopter (menyeluruh). Banyak guru masih terjebak pada buku teks konvensional yang menyajikan seluruh materi secara linier dan padat.
Selengkapnya
Prasyarat Mutlak Bagi Guru adalah Penguasaan Pembelajaran Berbasis Inquiry Sebelum kita menuntut murid untuk memiliki keterampilan riset yang tajam dan kemampuan melakukan rekayasa yang solutif, terdapat satu jembatan yang harus diseberangi terlebih dahulu guru Guru harus sudah sepenuhnya menguasai pendekatan pembelajaran berbasis inquiry. Pada hakikatnya, STEM merupakan pengembangan lebih lanjut dari pembelajaran berbasis inquiry. Keduanya bernafas pada ritme yang sama: mengeksplorasi masalah, mengajukan pertanyaan kritis, menganalisis data, dan menarik kesimpulan berbasis bukti (evidence-based).
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah