Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
Langkah progresif ini diambil sebagai salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas para pendidik di lapangan. Selama ini, implementasi teknologi inovatif di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pemahaman mengenai metode pembelajaran mandiri yang mendalam hingga belum optimalnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam ruang kelas. Melalui penguatan Kelompok Kerja
Selengkapnya
Peningkatan mutu pendidikan anak usia dini membutuhkan terobosan yang segar, kolaboratif, dan solutif. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Kerja Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (KKKSTK) bersama Pusat Kegiatan Guru (PKG) PAUD Korwilcam Biddik Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, resmi menggelar program peningkatan kompetensi strategis pada Selasa, 9 Juni 2026. Bertempat di BBGTK Jateng Pakintelan, Gunungpati, Semarang
Selengkapnya
BBGTK Jateng melaksanakan kunjungan audiensi strategis ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo pada Senin, 8 Juni 2026. Pertemuan yang bertempat di Ruang Rapat UNS tersebut digelar dalam suasana yang hangat dalam upaya menyelaraskan program-program prioritas nasional yang ada serta menjajaki peluang kerjasama komprehensif dalam peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan.
Selengkapnya
“BBGTK Jateng meluncurkan strategi transformasi digital terintegrasi untuk mengatasi krisis cakupan layanan peningkatan kompetensi pendidik. Melalui inovasi Galeri Media dan Massive Open Online Course (MOOC), instansi di bawah Kemendikdasmen ini berkomitmen meruntuhkan sekat-sekat kelas konvensional demi menjangkau ratusan ribu guru di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Selengkapnya
Tantangan terbesar saat ini bagi guru muncul dari kondisi internal dan eksternal.adalah belum terbiasanya guru dalam melakukan identifikasi dan penentuan materi esensial. Dari sisi internal guru belum terbiasa melakukan identifikasi dan penentuan materi esensial. Untuk menentukan apa yang "penting" dan apa yang "bisa dipangkas" membutuhkan pemahaman mendalam tentang struktur kurikulum secara helikopter (menyeluruh). Banyak guru masih terjebak pada buku teks konvensional yang menyajikan seluruh materi secara linier dan padat.
Selengkapnya
Prasyarat Mutlak Bagi Guru adalah Penguasaan Pembelajaran Berbasis Inquiry Sebelum kita menuntut murid untuk memiliki keterampilan riset yang tajam dan kemampuan melakukan rekayasa yang solutif, terdapat satu jembatan yang harus diseberangi terlebih dahulu guru Guru harus sudah sepenuhnya menguasai pendekatan pembelajaran berbasis inquiry. Pada hakikatnya, STEM merupakan pengembangan lebih lanjut dari pembelajaran berbasis inquiry. Keduanya bernafas pada ritme yang sama: mengeksplorasi masalah, mengajukan pertanyaan kritis, menganalisis data, dan menarik kesimpulan berbasis bukti (evidence-based).
Selengkapnya
Karakteristik pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) membawa tantangan tersendiri dalam situasi ini. Sebagai pendekatan yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, STEM pada hakikatnya tidak bisa diajarkan melalui hafalan terpisah, melainkan harus berbasis pada pemecahan masalah nyata. Tanpa strategi pemilihan materi yang ketat, siswa akan terbebani oleh target konten dari masing-masing bidang.
Selengkapnya
Pernahkah Anda bertanya-tanya, “Mengapa dulu rasanya begitu mudah bagi kita untuk membuat sesuatu, sementara sekarang kita lebih sering merasa buntu dan kehilangan daya cipta?”
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah