Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Tengah melaksanakan audiensi dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Surakarta, Selasa (15/9/2026), pukul 09.30 WIB di ruang pertemuan Poltekkes Surakarta. Audiensi membahas peluang penguatan kemitraan, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan pada kegiatan pelatihan serta pengembangan program kerja sama antarlembaga.
Selengkapnya
Dalam upaya meningkatkan efisiensi tata kelola sekolah berbasis teknologi modern, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas digital di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Tengah (BBGTK Jateng) pada Kamis, 17 September 2026
Selengkapnya
Dalam upaya meningkatkan kompetensi berkelanjutan dan mengoptimalkan implementasi kurikulum, pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP/MTs Kota Magelang mengajukan permohonan fasilitasi kegiatan untuk mengikuti program inovatif SERABI SOLO (Sesi Ruang Berbagi Ilmu dan Solusi Lewat Organisasi). Program ini diinisiasi oleh BBGTK Jateng.
Selengkapnya
Dalam upaya mendongkrak kompetensi profesional pendidik, Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Melati DABIN I Kecamatan Kerjo bersama BBGTK Jateng mengadakan kegiatan SERABI SOLO (Sesi Ruang Berbagi Ilmu dan Solusi lewat Organisasi).dalam upaya untuk memperkuat implementasi kebijakan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan perkembangan peserta didik di tingkat sekolah dasar.
Selengkapnya
Dalam pendekatan deep learning, keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak materi yang dikuasai murid. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan memahami proses belajarnya sendiri. Kemampuan ini dikenal sebagai metakognisi, yaitu kesadaran seseorang tentang cara berpikir, belajar, dan memecahkan masalah. Salah satu sarana utama untuk mengembangkan metakognisi adalah refleksi. Namun, praktik refleksi di kelas sering kali masih sebatas formalitas.
Selengkapnya
Salah satu alasan mengapa guru tertari menerapkan STEM karena ”si dia” dipandang sebagai pendekatan pembelajaran yang dapat memantik murid untuk berpikir, mengeksplorasi, mencoba, dan berusaha menemukan solusi terhadap berbagai persoalan secara holistik dan berkaitan dengan materi tersaji
Selengkapnya
PISA adalah indikator utama daya saing ekonomi nasional di masa depan. Riset dari Stanford University memberikan estimasi yang mencengangkan, jika seluruh siswa usia 15 tahun di sebuah negara mampu mencapai tingkat kompetensi dasar (Level 2), hal tersebut dapat menambah lebih dari US$ 40 triliun bagi perekonomian negara tersebut sepanjang masa kerja mereka.
Selengkapnya
Pernahkah Anda mendengar keluhan murid yang bertanya, "Untuk apa sih kita belajar rumus ini? Memangnya akan dipakai di dunia nyata?" Pertanyaan kritis ini menyoroti sebuah realitas utama di ruang kelas: murid sering kali mengalami kesulitan mengaitkan konsep dengan kehidupan sehari-hari. Konsep-konsep abstrak yang bertebaran di buku teks sering kali hanya dipandang sebagai deretan hafalan tanpa makna. Ketika ilmu tidak terasa membumi, proses belajar seketika berubah menjadi rutinitas yang kering, membosankan, dan kehilangan ruhnya.
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah