Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
Lomba Video Pendidikan BBGTK Jateng dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2026
Selengkapnya
Kebijakan strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan merupakan kunci pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Nunuk Suryani, dalam Rapat Koordinasi Implementasi Program Prioritas Kemendikdasmen yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, pada Senin (13/4).
Selengkapnya
Indonesia secara aktif mengadopsi pembelajaran berpusat pada murid (Student Based Learning/SBL) dari Jepang untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam prosesnya Indonesia memiliki salah satu inovasi terbaru yang mendukung pembelajaran berbasis murid yaitu "Taman Numerasi". Taman Numerasi digunakan sebagai area belajar menyenangkan, interaktif, dan kolaboratif. Taman ini bertujuan untuk menghubungkan pembelajaran numerasi dengan kehidupan nyata, mendorong minat, meningkatkan keterampilan numerasi, serta pemikiran logis, kritis, dan kreatif. Inisiatif ini merupakan bagian dari Gerakan Numerasi Nasional, yang bertujuan memperkuat sumber daya manusia Indonesia di bidang Matematika, Sains, Teknologi, dan Pendidikan.
Selengkapnya
Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jateng melaksanakan apel pagi rutin secara daring Senin, 9 Maret 2026. Apel kali ini menyotori beberapa hal terkait program kegiatan masing amsing timja serta persiapan hari Pendidikan nasional Tahun 2026. Bertindak sebagai Pembina Apel, Dian Fajarwati, Kepala Bagian Umum BBGTK Jawa Tengah, menyampaikan amanat mengenai 3 hal yang utama
Selengkapnya
Pergeseran paradigma pada pendidikan saat ini sangat mendasar. Hal ini terjadi akibat desakan era disrupsi dan revolusi industri 4.0. Model pembelajaran tradisional yang hanya membekali siswa untuk cerdas menjawab soal TKA maupun PISA dirasa tidak lagi cukup untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21. Di tengah arus informasi yang melimpah, tantangan utama bagi dunia pendidikan bukan lagi tentang seberapa banyak fakta yang bisa dihafal oleh siswa, melainkan seberapa mampu mereka menyaring, menganalisis, dan menggunakan informasi tersebut untuk memecahkan masalah nyata yang kompleks secara kritis dan kreatif.
Selengkapnya
Pendidikan modern menghadapi proses anomali. Perkembangan teknologi yang sedemikian cepatnya, membuat akses informasi menjadi tanpa batas dan tanpa sekat, namun keterlibatan siswa di kelas menurun akibat stimulasi instan dunia digital. Model tradisional teacher-centered tak lagi memadai untuk membekali siswa dengan kemampuan bernalar kritis dan kolaborasi.
Selengkapnya
Guru, mari kita refleksikan kembali bagaimana mengimplementasikan model Discovery Learning di kelas. Mari kita renungkan aktivitas seperti apa, sehingga siswanya terlihat sangat sibuk? (Who & Where). Mereka merangkai alat, mencatat angka-angka ke dalam tabel, dan mengikuti instruksi guru dengan sangat patuh. Jika kita melihat pemandangan ini menggunakan kacamata Taksonomi Bloom, kita mungkin akan tersenyum puas dan berkata, "Hebat, mereka sedang melakukan aktivitas analisis! Ranah kognitif C4 sedang bekerja."
Selengkapnya
Jalan Sunyi Menuju Pengakuan atas Kebesaran Tuhan
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah