Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
BBGTK Jateng secara resmi menyelenggarakan kegiatan Verifikasi dan Validasi (Verval) Data serta Koordinasi Pelaksanaan Program Penyiapan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) dan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Berbasis Kelompok Kerja. Kegiatan strategis ini berlangsung pada tanggal 7 sampai 8 Juli 2026 di Provinsi Jawa Tengah
Selengkapnya
Darmadi turut memberikan ucapan selamat kepada para staf yang baru saja diangkat ke dalam Jabatan Fungsional Tertentu (JFT). Beliau mengingatkan agar kenaikan jabatan ini memicu semangat baru dalam bekerja. Seluruh karyawan diharapkan mampu mengembangkan karir secara profesional tanpa mengesampingkan kualitas pelayanan publik di lingkungan kantor.
Selengkapnya
BBGTK Jateng kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), instansi yang berlokasi di Gondangrejo, Karanganyar ini secara resmi bersiap menyelenggarakan program unggulan bertajuk Pelatihan Peningkatan Kompetensi GTK Daring BERDIKARI
Selengkapnya
Kegiatan "SERABI SOLO" ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas diselenggarakan BBGTK Jateng dengan tujuan memperkuat kompetensi pendidik serta mendorong transformasi pelayanan pendidikan. Pelatihan ini berfokus pada materi Pengembangan Media Pembelajaran Mendalam Berbasis Canva dan Artificial Intelligence (AI)
Selengkapnya
Tantangan terbesar saat ini bagi guru muncul dari kondisi internal dan eksternal.adalah belum terbiasanya guru dalam melakukan identifikasi dan penentuan materi esensial. Dari sisi internal guru belum terbiasa melakukan identifikasi dan penentuan materi esensial. Untuk menentukan apa yang "penting" dan apa yang "bisa dipangkas" membutuhkan pemahaman mendalam tentang struktur kurikulum secara helikopter (menyeluruh). Banyak guru masih terjebak pada buku teks konvensional yang menyajikan seluruh materi secara linier dan padat.
Selengkapnya
Prasyarat Mutlak Bagi Guru adalah Penguasaan Pembelajaran Berbasis Inquiry Sebelum kita menuntut murid untuk memiliki keterampilan riset yang tajam dan kemampuan melakukan rekayasa yang solutif, terdapat satu jembatan yang harus diseberangi terlebih dahulu guru Guru harus sudah sepenuhnya menguasai pendekatan pembelajaran berbasis inquiry. Pada hakikatnya, STEM merupakan pengembangan lebih lanjut dari pembelajaran berbasis inquiry. Keduanya bernafas pada ritme yang sama: mengeksplorasi masalah, mengajukan pertanyaan kritis, menganalisis data, dan menarik kesimpulan berbasis bukti (evidence-based).
Selengkapnya
Karakteristik pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) membawa tantangan tersendiri dalam situasi ini. Sebagai pendekatan yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, STEM pada hakikatnya tidak bisa diajarkan melalui hafalan terpisah, melainkan harus berbasis pada pemecahan masalah nyata. Tanpa strategi pemilihan materi yang ketat, siswa akan terbebani oleh target konten dari masing-masing bidang.
Selengkapnya
Pernahkah Anda bertanya-tanya, “Mengapa dulu rasanya begitu mudah bagi kita untuk membuat sesuatu, sementara sekarang kita lebih sering merasa buntu dan kehilangan daya cipta?”
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah