Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan resmi menyelenggarakan rangkaian Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 mengenai Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.
Selengkapnya
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Gunungpati Kota Semarang berkolaborasi dengan Tanoto Foundation menggelar Pelatihan Digital Numerasi Storytelling Tahap 2 bagi Guru Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang mengusung tema "Penguatan Numerasi dalam Pembelajaran" ini dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Kantor BBGTK Jateng, Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang
Selengkapnya
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan di halaman lingkungan BBGTK Jateng, Kamis (1/10/2026). Upacara diikuti oleh seluruh pegawai BBGTK Jateng dan peserta magang. Wawan Budi Purnomo, Ketua Tim Kerja Data dan Evaluasi BBGTK Jateng, bertindak sebagai pembina upacara, sementara Fetra Riki Wicaksono bertugas sebagai pemimpin upacara.
Selengkapnya
Kesulitan membedakan pembiasaan pagi dengan kegiatan kokurikuler menjadi keresahan guru KKG Dabin II Gugus Cepaka, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Keresahan tersebut mendorong mereka mengikuti SERABI SOLO bertema “Penguatan Kokurikuler dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam di SD” yang berlangsung Selasa (29/9/2026) di BBGTK Jateng lantai 5 untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang penerapannya di sekolah.
Selengkapnya
Salah satu alasan mengapa guru tertari menerapkan STEM karena ”si dia” dipandang sebagai pendekatan pembelajaran yang dapat memantik murid untuk berpikir, mengeksplorasi, mencoba, dan berusaha menemukan solusi terhadap berbagai persoalan secara holistik dan berkaitan dengan materi tersaji
Selengkapnya
PISA adalah indikator utama daya saing ekonomi nasional di masa depan. Riset dari Stanford University memberikan estimasi yang mencengangkan, jika seluruh siswa usia 15 tahun di sebuah negara mampu mencapai tingkat kompetensi dasar (Level 2), hal tersebut dapat menambah lebih dari US$ 40 triliun bagi perekonomian negara tersebut sepanjang masa kerja mereka.
Selengkapnya
Pernahkah Anda mendengar keluhan murid yang bertanya, "Untuk apa sih kita belajar rumus ini? Memangnya akan dipakai di dunia nyata?" Pertanyaan kritis ini menyoroti sebuah realitas utama di ruang kelas: murid sering kali mengalami kesulitan mengaitkan konsep dengan kehidupan sehari-hari. Konsep-konsep abstrak yang bertebaran di buku teks sering kali hanya dipandang sebagai deretan hafalan tanpa makna. Ketika ilmu tidak terasa membumi, proses belajar seketika berubah menjadi rutinitas yang kering, membosankan, dan kehilangan ruhnya.
Selengkapnya
Implementasi kurikulum merdeka menuntut transformasi mendasar pada proses pembelajaran di kelas, salah satunya melalui pengimplementasian pada pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Pendekatan pembelajaran mendalam mendorong murid untuk memahami konsep secara komprehensif, berpikir kritis, serta mengaplikasikan pengetahuan dalam situasi dunia nyata.
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah