Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
BBGTK Jateng melaksanakan kunjungan audiensi strategis ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo pada Senin, 8 Juni 2026. Pertemuan yang bertempat di Ruang Rapat UNS tersebut digelar dalam suasana yang hangat dalam upaya menyelaraskan program-program prioritas nasional yang ada serta menjajaki peluang kerjasama komprehensif dalam peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan.
Selengkapnya
“BBGTK Jateng meluncurkan strategi transformasi digital terintegrasi untuk mengatasi krisis cakupan layanan peningkatan kompetensi pendidik. Melalui inovasi Galeri Media dan Massive Open Online Course (MOOC), instansi di bawah Kemendikdasmen ini berkomitmen meruntuhkan sekat-sekat kelas konvensional demi menjangkau ratusan ribu guru di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Selengkapnya
Kelompok Kerja Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (K3STK) Kabupaten Kendal terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. Sebagai langkah nyata, K3STK Kabupaten Kendal resmi menjalin sinergi dengan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) dengan mengajukan program Serabisolo (Sesi Ruang Berbagi Ilmu dan Solusi lewat Organisasi) ke BBGTK Jateng. Langkah K3STK Kabupaten Kendal ini mendapatkan restu dan diketahui langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando R.A.D Bonay. Ketua K3STK Kabupaten Kendal, Mas’udah, bersama Sekretaris Agus Wahyuni, mencoba menerjemahkan harapan ini dengan melakukan kontak yang berlanjut, sehingga acara ini bisa terlaksana.
Selengkapnya
Melalui sinergi erat antara Disdikbud Kabupaten Tegal dan BBGTK Jateng ini, diharapkan para penilik sekolah dapat membawa pulang solusi nyata dan pemahaman baru. Hal ini krusial demi mengoptimalkan standarisasi serta mutu tata kelola pendidikan kesetaraan di wilayah Kabupaten Tegal. Dengan hal tersebut, harapan tercapainya Pendidikan untuk Semua (Education for All)
Selengkapnya
Literasi dan numerasi kini sering kali hanya menjadi jargon atau kata-kata yang kehilangan makna terdalamnya. Begitu banyak guru, instruktur, atau praktisi pendidikan menggaungkan kedua istilah ini di berbagai forum, namun penerapannya di ruang kelas kerap terasa hampa. Fakta objektif ini diperkuat oleh hasil evaluasi internasional yang menunjukkan masih rendahnya peringkat Indonesia dalam studi TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) dan PISA (Programme for International Student Assessment)—dua instrumen ukur standar literasi dan numerasi dunia yang diinisiasi oleh OECD.
Selengkapnya
Salah satu solusi untuk menumbuhkan keterampilan belajar mandiri adalah pendekatan Heutagogi. Stewart Hase dan Chris Kenyon memperkenalkan heutagogi sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan self-determined learning, yaitu pembelajaran yang ditentukan sendiri oleh murid. Pendekatan ini memberi kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kemampuan belajar secara mandiri sekaligus melatih keterampilannya untuk memecahkan masalah melalui pengalaman belajar yang fleksibel dan reflektif.
Selengkapnya
Pembelajaran interdisipliner berbasis e-learning bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini. Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan menyenangkan bagi murid.
Selengkapnya
Melalui STEM, posisi peserta didik bergeser menjadi aktor utama dalam pemecahan masalah (problem solver). Mereka didorong untuk melakukan observasi, merancang skema solusi, hingga mengeksekusi ide melalui pembuatan produk atau eksperimen yang terukur. Dengan cara ini, ruang kelas berubah menjadi laboratorium kehidupan di mana teori diuji secara praktis, menjadikan proses belajar terasa lebih hidup, relevan, dan memiliki dampak langsung.
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah