Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti melakukan kunjungan ke BBGTK Jateng, pada Kamis pagi, 30 Juli 2026. Kunjungan kerja ini berfokus pada penguatan kompetensi tenaga pendidikan. Acara dilaksanakan di aula lantai 5 BBGTK Jateng, dan disaksikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Nunuk Suryani, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Mukhsin, para Direktur di lingkungan Ditjen GTK, Kepala BBGTK DIY, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan juga tamu undangan dari Implementation Lead of Tanoto Foundation Jakarta. Acara juga disiarkan secara hybrid melalui Zoom di ruang kelas dan disiarkan di kanal Youtube@BBGTKJateng.
Selengkapnya
BBGTK Jateng menyelenggarakan webinar edukatif bertajuk "Yuk Eksplorasi Ruang Murid agar Proses Belajar Mengajar menjadi Aktif, Interaktif, dan Menyenangkan" pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini menyasar para guru yang mulai aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas setelah selesainya masa sepekan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Selengkapnya
Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran, Kepala SMP Negeri 23 Kota Surakarta, Sri Rahayu, menugaskan jajaran guru dan tenaga pendidik untuk mengikuti Pelatihan Integrasi Literasi dan Numerasi Dalam Pembelajaran. Kegiatan ini diselenggarakan di BBGTK Jateng yang berlokasi di Karanganyar pada Kamis, 23 Juli 2026
Selengkapnya
Tes Uji Kompetensi akan digelar serentak pada 22 Juli 2026 di Tempat Uji Kompetensi (TUK) masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi se-Jawa Tengah. BBGTK Jateng menerjunkan tim pemantau langsung (luring) ke 16 wilayah, termasuk Kota Semarang, Kab. Semarang, Kendal, Magelang, Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Temanggung, Demak, Kudus, dan Purworejo.
Selengkapnya
Hingga saat ini, masih banyak guru yang menganggap pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) membutuhkan biaya besar dan fasilitas yang rumit. Persepsi ini muncul karena STEM kerap diidentikkan dengan penggunaan perangkat teknologi canggih, laboratorium modern, atau kit eksperimen yang mahal. Akibatnya, STEM sering dipandang sulit diterapkan dan hanya menjadi domain sekolah-sekolah unggulan, sementara sekolah dengan sumber daya terbatas merasa enggan untuk memulainya. Keraguan ini pada akhirnya membatasi kesempatan murid untuk merasakan pengalaman belajar yang interaktif dan relevan.
Selengkapnya
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa perubahan besar terhadap kompetensi yang perlu dimiliki murid. Dunia saat ini tidak lagi hanya membutuhkan individu yang mampu menghafal informasi atau menjelaskan konsep, tetapi juga individu yang mampu mengidentifikasi masalah, menganalisis penyebabnya, merancang solusi, serta mengevaluasi efektivitas solusi yang dihasilkan.
Selengkapnya
Pembelajaran modern saat ini, pendekatan pembelajaran hands-on atau pengalaman belajar langsung semakin mendapat perhatian utama dan sangat diminati oleh guru maupun murid. Mayoritas pendidik dan guru di berbagai jenjang sekolah sudah sangat familiar serta terbiasa menerapkan model Project-Based Learning (PjBL) dalam kegiatan belajar-mengajar harian. Guru terbiasa merancang skenario pembelajaran di mana siswa mengakhiri suatu bab materi tertentu dengan menghasilkan produk konkret, seperti pembuatan maket, poster kreatif, video edukatif, hingga pelaksanaan pameran karya.
Selengkapnya
Evaluasi pelatihan tidak cukup berhenti pada kepuasan peserta atau peningkatan nilai dari tes awal ke tes akhir. Ada tahapan setelah selesai pelatihan perlu sebuah data untuk mengambil keputusan untuk melanjutkan, memperbaiki, atau memperluas program memerlukan informasi mengenai perubahan kompetensi, penerapan hasil pelatihan dalam praktik, serta indikasi dampaknya terhadap siswa dan organisasi
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah