Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi berkelanjutan dan mengoptimalkan implementasi kurikulum, pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP/MTs Kota Magelang mengajukan permohonan fasilitasi kegiatan untuk mengikuti program inovatif SERABI SOLO (Sesi Ruang Berbagi Ilmu dan Solusi Lewat Organisasi). Program ini diinisiasi oleh BBGTK Jateng.
Selengkapnya
Dalam upaya mendongkrak kompetensi profesional pendidik, Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Melati DABIN I Kecamatan Kerjo bersama BBGTK Jateng mengadakan kegiatan SERABI SOLO (Sesi Ruang Berbagi Ilmu dan Solusi lewat Organisasi).dalam upaya untuk memperkuat implementasi kebijakan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan perkembangan peserta didik di tingkat sekolah dasar.
Selengkapnya
BBGTK Jateng menyelenggarakan Webinar Series SEKAMPADI Episode 60 pada Kamis, 10 September 2026. Webinar kali ini mengangkat tema utama "Bagaimana Pembelajaran Mendalam untuk Pendidikan Inklusif?" dengan menghadirkan narasumber Djoko Sambodo, seorang Widyaiswara BBGTK Jateng yang ahli di bidang pendidikan inklusi
Selengkapnya
BBGTK Jateng resmi menggelar pelatihan peningkatan kompetensi mitra daerah pada Senin, 14 September 2026, yang dihadiri langsung oleh Kepala BBGTK Jateng Bapak Darmadi dan Kabag Tata Usaha Ibu Dian Fajarwati. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 5 BBGTK Jateng ini menjadi momentum penting bagi pencanangan gerakan Kamis GESIT serta penandatanganan komitmen bersama menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)
Selengkapnya
Pembelajaran interdisipliner berbasis e-learning bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini. Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan menyenangkan bagi murid.
Selengkapnya
Melalui STEM, posisi peserta didik bergeser menjadi aktor utama dalam pemecahan masalah (problem solver). Mereka didorong untuk melakukan observasi, merancang skema solusi, hingga mengeksekusi ide melalui pembuatan produk atau eksperimen yang terukur. Dengan cara ini, ruang kelas berubah menjadi laboratorium kehidupan di mana teori diuji secara praktis, menjadikan proses belajar terasa lebih hidup, relevan, dan memiliki dampak langsung.
Selengkapnya
Pernahkah Sobat Guru merasa bersemangat untuk mencoba STEM di kelas, lalu langsung sibuk mencari ide proyek di Pinterest atau menyusun daftar alat dan bahan yang rumit? Tenang, Anda tidak sendirian. Banyak guru yang terjebak pada "bungkus" luar STEM, seperti robotik, maket, atau eksperimen canggih. Tanpa disadari, sering kali pembelajaran dilakukan tanpa menengok fondasi paling utamanya, yaitu paradigma.
Selengkapnya
Pembelajaran STEM bukan sekadar tren atau inovasi sesaat, melainkan sebuah kebutuhan dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini dan masa depan. Dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, STEM menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan relevan bagi kehidupan siswa. Perubahan menuju pembelajaran STEM memang tidak selalu mudah. Namun, langkah kecil dapat dimulai dari hal sederhana: mengaitkan materi dengan masalah nyata, memberi ruang bagi siswa untuk bertanya, dan mendorong mereka untuk mencoba serta menemukan solusi. Pada akhirnya, pembelajaran bukan hanya tentang apa yang diajarkan, tetapi bagaimana siswa belajar dan berkembang. Sudah saatnya kita bergerak dari pembelajaran yang terpisah menuju pembelajaran yang terintegrasi.
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah