Bagaimana Membuat Model E-Learning Berbasis Kecerdasan Artifisial untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam?
unia Pendidikan tidak lagi sekadar tentang papan tulis dan buku teks. Di era disrupsi teknologi ini, kecerdasan artifisial (AI) telah mengetuk pintu ruang kelas, menuntut para pendidik untuk beradaptasi atau tertinggal. Menjawab tantangan tersebut, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Tengah (BBGTK Jateng) kembali menggelar program unggulannya, SEKAMPADI (Seri Edukasi Kompetensi Andalan Membangun Pendidik Aspiratif Dan Inspiratif).
Memasuki Tahap 2, BBGTK Jawa Tengah Matangkan Pengembangan MOOC dan Digitalisasi Pembelajaran GTK
Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Model pembelajaran konvensional kini mulai bertransformasi menuju pola yang lebih personal dan terbuka. Berdasarkan analisis kebutuhan belajar yang telah dilakukan di Jawa Tengah, penguasaan desain pembelajaran digital dan pemanfaatan Learning Management System (LMS) menjadi kompetensi kunci yang sangat dibutuhkan oleh para pendidik saat ini
CanvaKolab: Transformasi Digital Laboratorium Pendidikan Melalui Desain Grafis Praktis
BBGTK Jateng terus memperkuat kapasitas internalnya dalam menghadapi era digital. Melalui program bertajuk "Pengembangan Kompetensi Desain Grafis Praktis dengan Canva sebagai Optimalisasi Pemanfaatan Laboratorium Pendidikan", BBGTK Jateng sukses membekali stafnya dengan keterampilan visual modern pada 19–20 Februari 2026.
Pererat Tali Kasih, BBGTK Jateng Dukung Program "Ramadan Bahagia 2026" SDN 01 Jatikuwung
Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Balai Besar Guru dan Tenaga kependidikan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan kepedulian sosialnya dengan mendukung penuh program kerja "Ramadan Bahagia 2026". Program ini diinisiasi oleh Komite SDN 01 Jatikuwung dengan misi utama membantu siswa kurang mampu serta anak yatim dan duafa. Acara penyerahan bantuan yang berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026, ini menjadi momentum hangat bagi keluarga besar BBGTK Jateng dan pihak sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BBGTK Jateng, Darmadi, menyerahkan langsung bantuan berupa 30 perlengkapan ibadah (sarung dan mukena) untuk para siswa. Dalam sambutannya, Darmadi menekankan bahwa kegiatan donasi ini berpijak pada dua fungsi hubungan utama manusia, yaitu Hablum Minallah (hubungan dengan Allah) dan Hablum Minannas (hubungan sesama manusia).
Kemendikdasmen Gandeng 113 LPTK untuk Fasilitasi 17.930 Guru Lanjutkan Studi S-1/D-IV
Dalam rangka memperkuat kualifikasi guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 113 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terkait program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-IV bagi guru. Melalui program ini, sebanyak 17.930 guru jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK pada tahun 2026 akan difasilitasi untuk melanjutkan studi S-1/D-IV di LPTK mitra. Program ini memberikan kesempatan bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi sarjana untuk melanjutkan pendidikan tinggi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
"BBGTK Jateng Akselerasi Transformasi Tata Kelola: Perkuat Kearsipan Digital, Integritas ASN, dan Komunikasi Publik"
"BBGTK Jateng Akselerasi Transformasi Tata Kelola: Perkuat Kearsipan Digital, Integritas ASN, dan Komunikasi Publik" Dalam amanatnya, Rida memperkenalkan program Rantai (Rancang Tertib Arsip Internal) sebagai langkah konkret penataan dokumen di lingkungan BBGTK. Langkah ini didasari oleh regulasi terbaru, yakni Permendikdasmen No. 2 Tahun 2026 dan No. 7 Tahun 2026. "Tujuan akhir kita adalah transformasi arsip aktif menjadi arsip digital dan proses digitalisasi akan menjadi fokus peningkatan kualitas kearsipan itu sendiri dari tim arsiparis Hal ini sejalan dengan juga dalam rangka mempertahankan dan mendukung tercapainya prestasi Kemendikdasmen yang saat ini berhasil meraih peringkat ke-2 nasional dalam kualitas kearsipan di tingkat kementerian," ujar Rida. Terkait kondisi rill di Record Center Parikesit, tim kearsipan telah melakukan langkah besar dengan mengusulkan pemusnahan sebanyak 550 boks arsip yang sudah tidak bernilai guna. Untuk arsip sendiri ada terdiri dari arsip inaktif 2016 sebanyak 208 Box, arsip inaktif 2012 s.d. 2021 on progress dan arsip aktif input manual tahun 2024 s.d. 2025