Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah adalah Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mempunyai tugas melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Guru, Pendidik lainnya, Tenaga Kependidikan, Calon Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Provinsi Jawa Tengah.

Komik ini hadir untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh SahabatEdu kepada BBGTK Provinsi Jawa Tengah.
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Gunungpati Kota Semarang berkolaborasi dengan Tanoto Foundation menggelar Pelatihan Digital Numerasi Storytelling Tahap 2 bagi Guru Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang mengusung tema "Penguatan Numerasi dalam Pembelajaran" ini dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Kantor BBGTK Jateng, Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang
Selengkapnya
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan di halaman lingkungan BBGTK Jateng, Kamis (1/10/2026). Upacara diikuti oleh seluruh pegawai BBGTK Jateng dan peserta magang. Wawan Budi Purnomo, Ketua Tim Kerja Data dan Evaluasi BBGTK Jateng, bertindak sebagai pembina upacara, sementara Fetra Riki Wicaksono bertugas sebagai pemimpin upacara.
Selengkapnya
Kesulitan membedakan pembiasaan pagi dengan kegiatan kokurikuler menjadi keresahan guru KKG Dabin II Gugus Cepaka, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Keresahan tersebut mendorong mereka mengikuti SERABI SOLO bertema “Penguatan Kokurikuler dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam di SD” yang berlangsung Selasa (29/9/2026) di BBGTK Jateng lantai 5 untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang penerapannya di sekolah.
Selengkapnya
Kegiatan apel rutin dilaksanakan di Aula Lantai 5 hari ini dimulai tepat pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh seluruh pegawai sebagai bentuk komitmen terhadap koordinasi dan komunikasi program kerja lembaga. Apel kali ini memiliki agenda krusial, salah satunya adalah Sosialisasi Pengembangan Kompetensi (Bangkom) ASN yang akan disampaikan langsung oleh Nico Arif Murdika selaku pembina apel. Sesi ini dinilai sangat penting bagi para aparatur sipil negara di lingkungan BBGTK Jateng memahami arah pengembangan kompetensi pegawai yang Akan dilaksanakan.
Selengkapnya
Pembelajaran modern saat ini, pendekatan pembelajaran hands-on atau pengalaman belajar langsung semakin mendapat perhatian utama dan sangat diminati oleh guru maupun murid. Mayoritas pendidik dan guru di berbagai jenjang sekolah sudah sangat familiar serta terbiasa menerapkan model Project-Based Learning (PjBL) dalam kegiatan belajar-mengajar harian. Guru terbiasa merancang skenario pembelajaran di mana siswa mengakhiri suatu bab materi tertentu dengan menghasilkan produk konkret, seperti pembuatan maket, poster kreatif, video edukatif, hingga pelaksanaan pameran karya.
Selengkapnya
Evaluasi pelatihan tidak cukup berhenti pada kepuasan peserta atau peningkatan nilai dari tes awal ke tes akhir. Ada tahapan setelah selesai pelatihan perlu sebuah data untuk mengambil keputusan untuk melanjutkan, memperbaiki, atau memperluas program memerlukan informasi mengenai perubahan kompetensi, penerapan hasil pelatihan dalam praktik, serta indikasi dampaknya terhadap siswa dan organisasi
Selengkapnya
Pendekatan Pembelajaran mendalam menuntut murid tidak hanya sekadar menguasai konsep secara teoritis, melainkan mampu mencapai proses belajar mendalam (deep learning) yang memampukan mereka berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan memecahkan masalah nyata. Salah satu pendekatan yang dinilai sangat efektif untuk mewujudkan pembelajaran mendalam ini adalah STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Melalui STEM, murid diajak untuk mengaitkan berbagai disiplin ilmu guna memahami situasi riil di lingkungan mereka secara lebih komprehensif.
Selengkapnya
Untuk dapat menerapkan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) secara efektif, guru dituntut memiliki keterampilan yang mumpuni dalam mengimplementasikan pendekatan inkuiri di kelas. Hal ini dikarenakan inkuiri merupakan fondasi utama dari STEM; tanpa pemahaman mendalam tentang cara membimbing murid melakukan investigasi mandiri, kegiatan STEM berisiko hanya menjadi proyek prakarya biasa tanpa adanya esensi proses berpikir ilmiah
Selengkapnya
Kumpulan naskah simposium BBGTK Provinsi Jawa Tengah