×

Pembelajaran STEM Dari Kacamata Inquiry

Pergeseran paradigma pada pendidikan saat ini sangat mendasar. Hal ini terjadi akibat desakan era disrupsi dan revolusi industri 4.0. Model pembelajaran tradisional yang hanya membekali siswa untuk cerdas menjawab soal TKA maupun PISA dirasa tidak lagi cukup untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21. Di tengah arus informasi yang melimpah, tantangan utama bagi dunia pendidikan bukan lagi tentang seberapa banyak fakta yang bisa dihafal oleh siswa, melainkan seberapa mampu mereka menyaring, menganalisis, dan menggunakan informasi tersebut untuk memecahkan masalah nyata yang kompleks secara kritis dan kreatif.

Coaching Clinic Pendaftaran Kelompok Kerja di SINDARA

Balai Besar Guru Tengah (BBGTK) Jawa Tengah menggelar kegiatan bertajuk “Coaching Clinic Pendaftaran Kelompok Kerja di SINDARA dalam rangka Program PM-KKA Tahun 2026” pada Jumat, 27 Maret 2026. Acara yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan siaran langsung di kanal YouTube @BBGTKJateng ini diikuti oleh ribuan pendidik dari seluruh penjuru Jawa Tengah.

803 Peserta Kegiatan "Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris" BBGTK Jateng melalui Tahap Sinkronus ke-2

Kegiatan “Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris” diikuti oleh 803 peserta dengan 34 Kelas terdiri dari 17 kelas untuk level A1 dan 17 Kelas untuk level A2. Hal ini dilakukan secara daring dan serentak dilaksanakan di 35 wilayah di Jawa Tengah.Pada hari ini, kegiatan ini memasuki tahap pembelajaran secara sinkronus tahap 2.

Bagaimana Membuat Model E-Learning Berbasis Kecerdasan Artifisial untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam?

unia Pendidikan tidak lagi sekadar tentang papan tulis dan buku teks. Di era disrupsi teknologi ini, kecerdasan artifisial (AI) telah mengetuk pintu ruang kelas, menuntut para pendidik untuk beradaptasi atau tertinggal. Menjawab tantangan tersebut, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Tengah (BBGTK Jateng) kembali menggelar program unggulannya, SEKAMPADI (Seri Edukasi Kompetensi Andalan Membangun Pendidik Aspiratif Dan Inspiratif).

Gamifikasi Pada Pembelajaran Discovery berbasis Kontekstual

Pendidikan modern menghadapi proses anomali. Perkembangan teknologi yang sedemikian cepatnya, membuat akses informasi menjadi tanpa batas dan tanpa sekat, namun keterlibatan siswa di kelas menurun akibat stimulasi instan dunia digital. Model tradisional teacher-centered tak lagi memadai untuk membekali siswa dengan kemampuan bernalar kritis dan kolaborasi.

Memasuki Tahap 2, BBGTK Jawa Tengah Matangkan Pengembangan MOOC dan Digitalisasi Pembelajaran GTK

Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Model pembelajaran konvensional kini mulai bertransformasi menuju pola yang lebih personal dan terbuka. Berdasarkan analisis kebutuhan belajar yang telah dilakukan di Jawa Tengah, penguasaan desain pembelajaran digital dan pemanfaatan Learning Management System (LMS) menjadi kompetensi kunci yang sangat dibutuhkan oleh para pendidik saat ini

Survey Kepuasan