Gelar Konsolnas 2026, Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi dan Koordinasi dengan Daerah
Depok, Jawa Barat, 9 Februari 2026 — Dalam mewujudkan pembangunan pendidikan yang lebih terintegrasi, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan wadah penting bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk menyamakan persepsi, membangun kerangka kerja bersama, serta memperkuat komitmen kolektif dalam meningkatkan mutu dan pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia.
Konsolidasi Nasional 2026 Hadirkan Simulasi Kebijakan Pendidikan
Jakarta, 9 Februari 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka Pameran Pendidikan dalam rangkaian Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 dengan menghadirkan terobosan baru berupa simulasi langsung kebijakan pendidikan yang dapat diakses dan dicoba oleh para pemangku kepentingan pendidikan.
Sinergi Semesta di Konsolnas 2026: Ruang Inspirasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Depok, 9 Februari 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pameran dalam rangkaian Konsolidasi Nasional (Konsolnas) 2026 di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Senin (9/2). Selama tiga hari ke depan, pameran ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Konsolnas Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2026 dengan tiga tujuan utama. Pertama, menampilkan capaian inovasi serta praktik baik pelaksanaan kebijakan pendidikan dasar dan menengah. Kemudian kedua, meningkatkan sinergi antar unit kerja dalam memperkuat pelayanan pendidikan dasar dan menengah yang merata, bermutu dan tentu saja berkeadilan. Dan yang ketiga untuk memperluas aspirasi dan kolaborasi dalam mendukung pendidikan yang bermutu untuk semua.
Taksonomi SOLO dalam Penerapan Model Pembelajaran Discovery
Guru, mari kita refleksikan kembali bagaimana mengimplementasikan model Discovery Learning di kelas. Mari kita renungkan aktivitas seperti apa, sehingga siswanya terlihat sangat sibuk? (Who & Where). Mereka merangkai alat, mencatat angka-angka ke dalam tabel, dan mengikuti instruksi guru dengan sangat patuh. Jika kita melihat pemandangan ini menggunakan kacamata Taksonomi Bloom, kita mungkin akan tersenyum puas dan berkata, "Hebat, mereka sedang melakukan aktivitas analisis! Ranah kognitif C4 sedang bekerja."
Apel Pagi BBGTK Jawa Tengah : Perkuat Tata Kelola Data Melalui Dashboard Teko GTK, Peningkatan Kompetensi Pegawai dan Optimalisasi Laboratorium Pendidikan
Apel Pagi BBGTK Jawa Tengah : Perkuat Tata Kelola Data Melalui Dashboard Teko GTK, Peningkatan Kompetensi Pegawai dan Optimalisasi Laboratorium Pendidikan
Kunjungan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Tengah ke Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai sebuah ikhtiar peningkatan pemahaman pendekatan STEM dalam aspek teori dan praktik
Kunjungan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Tengah ke Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai sebuah ikhtiar peningkatan pemahaman pendekatan STEM dalam aspek teori dan praktik